Home / Berita

Senin, 9 Maret 2020 - 14:34 WIB

Romdhoni: Banyak Bukti Kuatkan Prawoto Salah Satu Pusat Peradaban Kerajaan Demak

Diskusi dan bedah buku.

Diskusi dan bedah buku.

PATI –Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati menyelenggarakan diskusi dan bedah buku karya Ali Romdhoni dengan judul Istana Prawoto di aula kantor tersebut Minggu (8/3).

Selain Ali Rimdhoni, Habib Anis Sholeh Baasyin juga hadir sebagai pemateri. Dengan moderator salah seorang jurnalis Beni Dewa.

Romdoni mengaku, menemukan sejumlah bukti yang dapat menguatkan Prawoto sebagai salah satu pusat peradaban Kerajaan Demak. Bahkan Dhoni menilai dalam Serat Centini menyebutkan cukup jelas keberadaan Prawoto dan Kasultanan Demak.

“Dalam serat itu dikisahkan jika Raden Jayengresmi cucu buyut dari Sunan Giri pernah melakukan napak tilas yang pada kemudian hari sampai di bekas istana Prawoto. Disana beliau bertemu dengan Kyai Darmajati yang saat itu menjadi lurah,”terangnya.

Baca Juga  Bupati Pastikan Bantuan untuk Warga Terdampak Covid-19 segera Didistribusikan

Mereka bertemu di Sendang Beji untuk kemudian diajak mampir ke rumah Lurah Kyai Damarjati. Setelah itu Raden Jayengresmi ditunjukkan bekas istana para Sultan Demak termasuk digunakan untuk Sultan atau Sunan Prawoto.

“Dari artefak yang kami temukan, sejumlah literasi mulai dari Babat Tanah Jawi, Serat Centini, buku H.J Dee Graaf hingga Babad Pajang banyak yang menguatkannya. Begitu pula dengan kondisi geografis. Dimana dulu masih terdapat selat yang memisahkan Muria dan Kendeng. Jika dihubungkan tentu cukup memberi keyakinan,”ujarnya.

Baca Juga  Belasan Warga Pati Kembalikan Bantuan Sosial Tunai, Ini Alasannya

Dhoni juga cukup apresiastif jika nantinya ada penulis atau peneliti lainnya yang dapat turut menganalisa tawaran sudut pandang yang diberikannya. Dengan begitu upaya pengungkapan sejarah kerajaan Demak tentu akan lebih luas untuk dibahas.

“Demak memiliki peranan penting dalam sejarah Bangsa Indonesia. Jadi memang ada tantangan tersendiri. Membicarakan Sunan Prawoto adalah membahas potongan sejarah Kesultanan Demak yang selama ini dikaburkan. Membahas Kesultanan Demak dengan tuntas akan sangat membantu dalam mendudukkan sejarah Nusantara,”ujar pria yang juga Dosen Universitas Wahid Hasyim Semarang ini.(redaksi)

Share :

Baca Juga

Berita

Sejumlah Proyek Jalan di Pati Tertunda karena Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Berita

Bupati: Rapid Tes Positif Belum Tentu Terjangkit Covid-19

Berita

Ali Badrudin Dukung Proses Seleksi Perangkat Desa Jadi Kewenangan Kades

Berita

Duh, Mayoritas Dewan Setuju Gunakan Hak Angket terkait Pengisian Perangkat Desa di Pati
Keberangkatan Ribuan Jemaah Tertunda, Ini Upaya Agen Umroh di Pati

Berita

Keberangkatan Ribuan Jemaah Tertunda, Ini Upaya Agen Umroh di Pati

Berita

Pemkab Pati Kesulitas Dapat Alat Rapid Test Covid-19
Bupati Haryanto hadiri rangkaian acara peringatan HUT ke 76 Bhayangkara Tahun 2022. Kegiatan tersebut, berlangsung di Stadion Joyokusumo, pada Minggu (19/6).

Berita

Bupati Haryanto Puji Kinerja Polres Pati

Berita

Kabar Baik, dr. Widi Sembuh dari Covid-19